Berita  

Tiga Pilar Berdirinya Nahdlatul Ulama

PCNU JEMBER– Harlah Nahdlatul Ulama yang ke-96 dilaksanakan pada Senin, (25/3) di kantor PCNU yang dihadiri MWC dan Ranting se-Jember.

Sudah bukan hal yang bisa dipungkiri lagi, jika Nahdlatul Ulama merupakan organisasi terbesar di Indonesia. NU yang sudah 96 tahun berdiri di Negara ini memiliki peran yang sangat besar bagi NKRI.

Dalam acara tersebut, Ketua PCNU Jember, KH. Abdullah Syamsul Arifin menyatakan bahwa berdirinya NU berawal dari tiga organisasi yang menjadi embrio atas lahirnya organisasi sosial keagamaan tersebut.

Tiga organisasi tersebut yaitu, Pertama Tashwirul Afkar adalah kelompok diskusi gagasan KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai upaya pembangkit semangat keilmuan pemuda dan santri agar melahirkan keilmuan yang produktif dan dirasakan oleh masyarakat.

Kedua, Nahdlatul Wathan adalah organisasi ini juga diprakarsai oleh KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam membakar semangat warga Indonesia dalam memperjuangkan Indonesia sebagaimana dalam syair karangannya “Syubbanul Wathan”.

Ketiga, Nahdlatut Tujjar adalah sebuah upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui usaha dan perdagangan agar mampu melahirkan unit-unit usaha produktif dan mengangkat kemiskinan menjadi menuju perekonomian mandiri.

Demikianlah tiga pilar utama yang menjadi embrio atas lahirnya Nahdlatul Ulama.