Estafet Khidmah Berlanjut, Musran NU Pattimura Kembali Percaya Muzakka–Rifa’i

(Foto ; Najibullah, Musran NU Pattimura kembali mempercayakan kepemimpinan kepada Abdullah Muzakka dan Achmad Rifa’i sebagai wujud kesinambungan khidmah NU).

Kaliwates, pcnujember.or.id – Estafet khidmah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pattimura terus berlanjut. Melalui Musyawarah Ranting (Musran) yang digelar Selasa (23/12/2025), NU Pattimura kembali memandatkan Abdullah Muzakka sebagai Rais Syuriyah dan Achmad Rifa’i sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmah 2025–2030.

Bertempat di Masjid Riyadus Sholihin, Musran berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Para peserta musyawarah secara mufakat memberikan kepercayaan kepada duet kepemimpinan tersebut untuk melanjutkan roda organisasi dan program-program keumatan yang telah dirintis pada periode sebelumnya.

Forum Musran ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum konsolidasi dan penguatan struktur NU di tingkat ranting. Dinamika musyawarah berjalan tertib dan konstruktif, mencerminkan tradisi demokrasi khas NU yang mengedepankan musyawarah dan mufakat.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kaliwates, Sunarto, yang hadir memberikan pendampingan, menegaskan bahwa ranting merupakan ujung tombak pergerakan NU. Menurutnya, keberhasilan NU di tingkat cabang dan wilayah sangat ditentukan oleh soliditas dan kinerja ranting.

(Foto ; Najibullah, Peserta Musran NU Pattimura secara mufakat kembali memberikan mandat kepemimpinan kepada Abdullah Muzakka dan Achmad Rifa’i untuk masa khidmah 2025–2030 di Masjid Riyadus Sholihin, Selasa (23/12/2025).

“Musran bukan sekadar agenda lima tahunan, tetapi ruang untuk memperkuat barisan. Kami mengapresiasi soliditas NU Pattimura yang mampu menjaga kesinambungan kepemimpinan dan khidmah organisasi,” ujar Sunarto.

Sementara itu, Wakil Sekretaris MWCNU Kaliwates, Sadi Sugiyanto Hidayatullah, mengingatkan bahwa tantangan ke depan menuntut sinergi yang semakin kuat antara jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah. Kolaborasi keduanya dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dakwah dan pelayanan umat.

Ia menekankan pentingnya memperkuat program keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan agar NU tetap hadir dan dirasakan manfaatnya oleh jamaah. “Khidmah NU harus terus relevan dengan kebutuhan umat, tanpa meninggalkan nilai-nilai Aswaja,” tegasnya.

Dengan kembali terpilihnya Abdullah Muzakka dan Achmad Rifa’i, PRNU Pattimura diharapkan semakin kokoh dalam menjaga tradisi ke-NU-an, memperkuat basis dakwah, serta mendorong kemandirian warga Nahdliyin di wilayah Kaliwates.

Ke depan, kepengurusan hasil Musran ini diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih terukur, berdampak, dan berorientasi pada penguatan khidmah NU di tingkat akar rumput.

Reporter: Mochammad Najibulloh

Editor : Irwansyah GI

Exit mobile version