UPZIS LAZISNU MWCNU Sumberbaru Gelar Anjangsana, Perkuat Konsolidasi Filantropi NU

(Foto: Riski Wahyudi) Pengurus UPZIS LAZISNU MWC NU Sumberbaru menggelar anjangsana di Ranting NU Gelang 01 sebagai upaya memperkuat silaturahmi dan konsolidasi program filantropi NU di tingkat kecamatan.

Sumberbaru, pcnujember.or.id — UPZIS LAZISNU MWCNU Sumberbaru terus menguatkan peran filantropi Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan. Salah satunya melalui kegiatan anjangsana sebagai media silaturahmi sekaligus konsolidasi program sosial, yang digelar di kediaman P. Mistoro, Dusun Krajan, Ranting NU Gelang 01, Kecamatan Sumberbaru, Minggu (28/12/2025).

Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus UPZIS LAZISNU MWC NU Sumberbaru, pengurus Ranting NU Gelang 01, serta perwakilan pengurus MWC NU Sumberbaru. Suasana berlangsung khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan kuatnya ukhuwah nahdliyah dalam gerak keumatan.

Acara diawali dengan pembukaan dan tawasul yang dipimpin Ustadz Qodir selaku Musytasyar Ranting NU Gelang 01, dilanjutkan istighosah yang dipimpin Ustadz Suparman dari UPZIS LAZISNU MWCNU Sumberbaru.

Baca Juga:  Sosialisasikan KartaNU, Ketua MWCNU Jelbuk Dorong Penguatan Warga Nahdliyin

Ketua UPZIS LAZISNU MWC NU Sumberbaru, Ustadz Amirudin Sholeh, dalam sambutannya memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus ke depan. Di antaranya persiapan kegiatan Wali 5 Madura serta penguatan sinergi dengan seluruh lembaga dan badan otonom (Banom) di bawah naungan MWCNU Sumberbaru, khususnya dalam penggalangan dana sosial dan respon kebencanaan.

Selain itu, UPZIS LAZISNU juga menegaskan rencana pembentukan Amil Zakat Fitrah ber-SK pada bulan Ramadlan sebagai langkah penataan kelembagaan sekaligus peningkatan akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan NU.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Sumberbaru menegaskan bahwa LAZISNU merupakan lembaga resmi NU di bidang filantropi nirlaba. Lembaga ini lahir dari amanah Muktamar NU ke-31 di Boyolali pada tahun 2004 dan disahkan oleh Kementerian Agama pada 2005.

Baca Juga:  LDNU MWC NU Sumberbaru Matangkan Strategi Dakwah Ranting Lewat Evaluasi Program Kerja

Menurutnya, kehadiran LAZISNU bukan sekadar lembaga pengumpul dana, melainkan instrumen pelayanan sosial NU untuk menyapa dan melayani kaum dhuafa, anak yatim, serta masyarakat luas melalui gerakan kepedulian yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan dawuh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari: Siapa yang mengurusi NU, saya akui sebagai santriku. Dan santriku saya doakan khusnul khotimah beserta anak cucunya.”

Dawuh tersebut menjadi penguat spiritual bagi seluruh pengurus agar tetap istiqamah berkhidmah di NU.

“Dengan segala keterbatasan amal dan banyaknya dosa, melalui khidmah di NU inilah kita berharap meraih khusnul khotimah saat ajal menjemput,” pungkasnya.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan sinergi antar struktur dan lembaga NU semakin solid, sekaligus memperkuat peran LAZISNU sebagai garda terdepan pelayanan sosial dan filantropi keumatan di wilayah Sumberbaru.

Baca Juga:  Cara Banser Kalisat Rawat Semangat Nasionalisme

Reporter: Riski Wahyudi

Editor : Irwansyah GI

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *