Akselerasi Khidmah Jam’iyyah, MWCNU Patrang Mantapkan Konsolidasi Lewat Musyawarah Triwulan

(Foto/Geby, Syuriyah dan Tanfidziyah MWCNU Patrang menggelar musyawarah triwulan di Musholla Al Hasan, Banjarsengon, Senin (5/1), membahas evaluasi program dan persiapan agenda NU ke depan.)

Patrang, pcnujember.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Patrang terus menguatkan barisan organisasi. Melalui Musyawarah Triwulan bersama jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah yang digelar pada Senin (5/1), NU Patrang menegaskan komitmen konsolidasi dan penguatan khidmah jam’iyyah. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Kyai Abd. Wafi, Musholla Al Hasan, Kelurahan Banjarsengon.

Forum musyawarah tersebut menjadi ruang strategis untuk melakukan evaluasi program sekaligus menyusun langkah ke depan dalam menyongsong agenda-agenda besar Nahdlatul Ulama, baik di tingkat cabang maupun wilayah. Sejak awal, kegiatan dibingkai dengan nuansa spiritual melalui pembacaan hizib sebagai ikhtiar batiniah agar seluruh pengurus diberi kekuatan, keistiqamahan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah organisasi.

Baca Juga:  Perlebar Jangkauan Dakwah NU, MWCNU Patrang Lantik Pengurus Anak Ranting

Salah satu agenda penting yang mengemuka dalam forum ini adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan bakti sosial khitan massal dan donor darah yang telah dilaksanakan oleh LAZISNU MWCNU Patrang. Laporan tersebut mendapat apresiasi karena mencerminkan transparansi pengelolaan dana umat sekaligus konsistensi NU dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kalangan bawah.

Selain itu, LPJ KORNU (Kompetisi Olahraga Nahdlatul Ulama) juga turut dibahas sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan koordinasi dan soliditas antarbanom serta lembaga NU di tingkat kecamatan. Evaluasi ini dinilai penting agar setiap kegiatan tetap sejalan dengan nilai-nilai perjuangan dan garis kebijakan organisasi.

(Foto / Geby, MWCNU Patrang menggelar musyawarah triwulan bersama Syuriyah dan Tanfidziyah sebagai upaya penguatan organisasi dan pematangan agenda NU).

Memasuki awal tahun 2026, MWCNU Patrang mulai mematangkan langkah strategis melalui persiapan Musyawarah Kerja (Musker) ke-III. Musker tersebut diharapkan menjadi kompas arah program kerja organisasi dalam merespons dinamika sosial dan tantangan zaman di wilayah Patrang.

Baca Juga:  Anjangsana Majlis Dzikir dan Sholawat PAC GP Ansor Jenggawah

Tak hanya itu, persiapan menyongsong Harlah Nahdlatul Ulama ke-103 juga menjadi perhatian serius. Terutama terkait teknis pelaksanaan Mujahadah 103 yang akan digelar oleh PCNU Jember bersama PWNU Jawa Timur, agar warga Nahdliyin di Patrang dapat berpartisipasi secara maksimal dan tertib.

“Musyawarah ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan wujud tanggung jawab kita kepada jamaah dan jam’iyyah. Setiap program, mulai dari khitan massal hingga Mujahadah nanti, harus benar-benar berlandaskan niat lillahi ta’ala,” ujar salah satu jajaran Syuriyah di sela diskusi.

Melalui pertemuan rutin triwulan ini, MWCNU Patrang berharap sinergi antara Syuriyah sebagai pengarah dan Tanfidziyah sebagai pelaksana semakin solid, demi memperkuat dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah serta memperkokoh peran NU di tengah masyarakat Kecamatan Patrang.

Baca Juga:  MWCNU Patrang Peringati Harlah NU ke-102 dengan Memasang Bendera NU Serentak

Reporter : Geby

Editor : Irwansyah GI

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *