Kaliwates, pcnujember.or.id – Pagi di Condro menjadi saksi bagaimana khidmah diwariskan dari generasi ke generasi. Pengurus PWNU Jawa Timur bersama PCNU Jember dan lembaga-lembaga di lingkungan PCNU Jember menggelar Ziarah Muassis dan Muharrik Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Timur Zona 9 Jember, Sabtu (24/1/2026), di Makam Mbah Shiddiq Condro, Jember.
Ziarah yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Rangkaian acara diawali dengan tawassul, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama yang dipanjatkan untuk para muassis dan muharrik NU KH. Muhammad Shiddiq, KH. Abdullah Shiddiq, dan KH. Mahfud Shiddiq serta untuk keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama.
Lantunan ayat suci dan kalimat thayyibah mengalir pelan, menyatu dengan keheningan makam. Seolah doa-doa itu menjadi jembatan spiritual, menghubungkan perjuangan masa lalu dengan ikhtiar hari ini dan harapan masa depan.
Prof. Dr. H. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., Pengurus PWNU Jawa Timur, menyampaikan apresiasi kepada PCNU Jember atas kesiapan dan kekhidmatan pelaksanaan ziarah.
“Kami atas nama PWNU Jawa Timur mengucapkan terima kasih kepada PCNU Jember yang telah mempersiapkan kegiatan ziarah ini. Semoga kita semua mendapatkan barokah. Amin,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga muassis, KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun, menyampaikan ungkapan terima kasih dan harapan.
“Mewakili keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada PWNU dan PCNU. Kami yakin niat Mbah kami tak lain adalah khidmah di NU. Semoga kita mampu meneruskan perjuangan beliau di Nahdlatul Ulama,” tuturnya.
Ia menegaskan, keluarga hanya mampu membalas perhatian dan doa tersebut dengan munajat.
“Kami tidak bisa membalas apa-apa selain doa. Semoga kita semua dapat mengikuti jejak para muassis dan muharrik NU,” imbuhnya.
Ketua PCNU Jember, Drs. H. Saiful Bahri, M.M., menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan ruang perenungan untuk meneguhkan kembali arah khidmah jam’iyah.
Ziarah muassis dan muharrik NU Zona 9 Jember ini menegaskan komitmen NU dalam merawat akar sejarah dan nilai perjuangan ulama. Dari pusara para pendahulu, spirit tawassuth, tawazun, dan khidmah terus disemai agar NU tetap kokoh dan relevan menapaki zaman.
Reporter: Irwansyah GI








