Sumberbaru, pcnujember.or.id – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sumberbaru bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sumberbaru menghadiri sekaligus melakukan pengamanan kegiatan imtihan di SD NU Plus 21 RA Miftahul Ulum Al Romsain, Dusun Gelang 2, Desa Tampingan, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Senin (9/2/2026).
Kegiatan imtihan tersebut dilaksanakan di bawah asuhan Ustadz Romli selaku pengasuh Madrasah Miftahul Ulum Al Romsain sekaligus Ketua Ranting NU Gelang 2. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para kiai, tokoh masyarakat, wali santri, serta undangan lainnya.
Sejumlah kiai turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kyai Moh. Rofi’i Baidowy dan Kyai Abdul Basith Mansur. Dalam mauidzah hasanahnya, para kiai menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak, khususnya dalam menjaga adab dan keberkahan ilmu.

Disampaikan bahwa apabila orang tua menginginkan anak-anaknya memperoleh keberkahan dalam menuntut ilmu, maka hendaknya menyambungkan niat dan doa kepada para guru yang mendidik putra-putrinya. Hal tersebut merupakan bagian dari adab kepada guru sekaligus upaya menjaga sanad keberkahan pendidikan.
Kegiatan imtihan ini juga mendapat dukungan pengamanan dari Banser Sumberbaru yang dipimpin langsung oleh Sahabat Abdillah selaku Komandan Satkoryon Banser PAC Sumberbaru. Kehadiran Banser bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Di sela-sela kegiatan pengamanan, Sahabat Abdillah menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Banser. Ia juga menyampaikan permohonan maaf selaku Ketua Panitia PKD Ansor Sumberbaru kepada jajaran kepanitiaan, karena hingga bulan ini belum dapat menggelar rapat akibat padatnya jadwal pengamanan kegiatan keagamaan di wilayah Kecamatan Sumberbaru.
Melalui kegiatan imtihan ini, diharapkan para santri semakin termotivasi dalam menuntut ilmu, serta para wali santri semakin memahami pentingnya peran guru dalam membentuk akhlak, karakter, dan keberkahan pendidikan anak-anak.
Reporter: Riski Wahyudi
Editor : Irwansyah GI














