Lakmud IPNU IPPNU Jenggawah, Jadi Momentum Mencetak Kader Intelektualis dan Visioner

(Foto. PAC IPNU-IPPNU Jenggawah. Pelatihan Lakmud di PP. Addimyati Jenggawah, Kamis-Minggu, 10-13 Juli 2025)

Jenggawah, pcnujember.or.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Jenggawah, Jember, melaksanakan kegiatan Latihan Kader Muda (Lakmud) Tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, pada 10-13 Juli 2025 yang bertempat di Pondok Pesantren Addimyati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember.

Lakmud diikuti oleh kader IPNU – IPPNU dari berbagai ranting dan anak cabang, baik dari Jember maupun dari luar daerah. Jumlah peserta yang mengikuti Lakmud PAC Jenggawah ada 16 orang, yang terdiri dari 8 IPNU dan 8 IPPNU.

Ketua Panitia Pelaksana Lakmud PAC IPNU IPPNU Jenggawah, Rekanita Riza Umami, mengutarakan bahwa Lakmud tersebut sebagai bagian kaderisasi formal tingkat kedua di IPNU dan IPPNU.

Tujuannya, untuk mencetak kader militan, berwawasan kebangsaan, keaswajaan dan organisasi, serta mampu menjadi pelopor di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar, penuh semangat, dan antusias dari peserta. Seluruh rangkaian acara terlaksana dengan baik baik, mulai dari pembukaan, materi, forum diskusi, hingga pembaiatan,” kata Riza.

(Foto. PAC IPNU-IPPNU Jenggawah. Pelatihan Lakmud di PP. Addimyati Jenggawah, Kamis-Minggu, 10-13 Juli 2025)

Ketua PAC IPPNU Jenggawah, Mutmainnah, menilai keikutsertaan para kader dalam pelatihan itu sangat aktif.

“Semonga ilmu yang di dapatkan bisa diamalkan ketika di wilayah masing-masing dan IPNU IPPNU Jenggawah bisa terus menjadi wadah untuk kader-kader muda NU,” katanya.

Pelaksanaan Lakmud dibuka langsung oleh Ketua MWC NU Jenggawah, H. Sucipto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti proses dengan sungguh-sungguh dan menjadikan Lakmud sebagai momentum pembentukan karakter, peningkatan intelektual dan spiritual. Sehingga menjadi kader yang progresif, intelektualis dan visioner.

Ia juga berpesan agar para kader tidak berhenti di IPNU IPPNU saja. “Jenjang pengkaderan dan regenerasi di Nahdlatul Ulama harus terus berlanjut. Dan kader IPNU IPPNU hari ini adalah gambaran kader NU di masa depan,” harapnya.

Pewarta: Destyan Nico Pratama
Editor: Maulana
Publisher: Irwansyah