Lumajang, pcnujember.or.id – Di tengah abu yang masih menyisakan jejak duka, kepedulian datang mengetuk pintu-pintu pengungsian. LAZISNU MWCNU Ambulu menyalurkan donasi bagi korban erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (17/1/2025).
Sejak pagi hari, pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, rombongan relawan bergerak menembus wilayah terdampak. Bantuan disalurkan langsung kepada warga serta melalui MWCNU Candipuro, memastikan amanah donatur tiba di tangan yang tepat. Total donasi yang diserahkan mencapai Rp12,5 juta, menjadi penopang harapan di tengah situasi pascabencana.
Ketua LAZISNU MWCNU Ambulu, Afif Khoirul Wafa menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan ikhtiar kemanusiaan Nahdlatul Ulama untuk hadir di saat masyarakat paling membutuhkan.
“Bencana memang datang tanpa undangan, tapi kepedulian tidak boleh tertinggal. Inilah ikhtiar kecil kami agar warga terdampak tidak berjalan sendiri menghadapi musibah,” ujarnya.
Penyaluran bantuan difokuskan pada sektor-sektor kebutuhan paling mendesak. Perhatian khusus diberikan kepada para santri yang terdampak erupsi. Sebanyak 21 santri menerima uang saku masing-masing Rp200 ribu, dengan total Rp4,2 juta, agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan dan menjaga keberlangsungan mondok di tengah keterbatasan.
Tak hanya itu, LAZISNU MWCNU Ambulu juga menyalurkan Rp2,5 juta untuk mendukung operasional pondok pesantren yang menampung santri terdampak. Bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga denyut pendidikan tetap hidup meski berada dalam bayang-bayang bencana.
Sementara bagi masyarakat umum, bantuan sembako disalurkan kepada 21 kepala keluarga, dengan total nilai Rp5,8 juta. Paket kebutuhan pokok ini menjadi penyangga dapur-dapur warga yang sempat terhenti akibat erupsi.
Bagi warga Candipuro, bantuan ini bukan sekadar angka dan barang, tetapi pesan kehadiran—bahwa di balik kepulan abu Semeru, masih ada tangan-tangan yang terulur, membawa empati dan harapan.
Melalui aksi kemanusiaan ini, LAZISNU MWCNU Ambulu berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi bagian dari proses pemulihan sosial, sekaligus menegaskan bahwa NU senantiasa hadir sebagai rumah besar kepedulian umat, dari desa hingga pelosok negeri.
Kontributor : Abdul Hamid
Editor : Irwansyah GI















Respon (1)