Bimtek Muslimat NU Jember Tanamkan Aswaja Sejak Usia Dini

Bimtek Pembelajaran Mendalam Berbasis Aswaja bagi pendidik PAUD Muslimat se-Cabang Jember mengikuti sesi materi di Yayasan Ar-Roudhoh Patrang, 9–10 Mei 2026.

Patrang, pcnujember.or.idYayasan Pendidikan Muslimat NU Jember bersama Bidang Pendidikan Muslimat NU Jawa Timur sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Berbasis Aswaja bagi pendidik PAUD Muslimat se-Cabang Jember. Kegiatan tersebut berlangsung pada 9–10 Mei 2026 di Yayasan Ar-Roudhoh Patrang.

Kegiatan ini diikuti para pendidik PAUD Muslimat dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember sebagai bentuk penguatan kualitas pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Acara diawali dengan pembacaan tawasul yang dipimpin KH Muhammad Hisyam Balya selaku Ketua Yayasan Ar-Roudhoh. Suasana semakin khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat nabi.

Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Hj. Nurul Kamila, hadir memberikan arahan kepada para peserta agar terus menjaga marwah pendidikan Islam yang ramah, moderat, dan penuh kasih sayang dalam mendidik anak usia dini.

Baca Juga:  Jam'iyah Sholawat Banjari Muhibbur Rosul Bersama Remas Bagi-Bagi Takjil

Dalam sesi materi, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai metode mengenalkan nilai-nilai Aswaja seperti tawasuth, tasamuh, dan tawazun kepada anak-anak dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan.

Pemateri, Ibu Mawaddah, menekankan bahwa pengenalan Aswaja kepada anak usia dini harus dilakukan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mengenalkan Aswaja pada anak usia dini bukan dengan teori yang berat, melainkan melalui keteladanan dalam bersikap santun, tulus dalam berbagi, dan menghargai teman. Inilah cara kita menjaga fitrah mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang sejuk,” tuturnya.

Selain penguatan spiritual dan karakter, peserta juga dibekali konsep growth mindset atau pola pikir tumbuh agar para guru mampu menghadapi tantangan pendidikan dengan lebih tangguh dan kreatif.

Baca Juga:  Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Ibu Amiroh dalam sesinya memberikan motivasi kepada peserta agar tidak takut mencoba metode pembelajaran baru.

“Jangan pernah takut gagal saat mencoba metode belajar baru. Guru yang berani mencoba adalah guru yang memberikan ruang bagi muridnya untuk juga berani bermimpi dan berusaha,” tegasnya.

Sementara itu, Nyai Hj. Nurul Kamila menegaskan bahwa pendidikan berbasis Aswaja merupakan ikhtiar menanamkan nilai cinta, keseimbangan, dan penghormatan terhadap perbedaan sejak usia dini.

“Mendidik anak usia dini dengan nilai Aswaja itu seperti menanam benih cinta. Kita ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang seimbang, yang tahu cara menghargai perbedaan namun tetap teguh dengan imannya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PAC Muslimat NU Patrang berharap kualitas layanan pendidikan PAUD Muslimat semakin meningkat serta mampu melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan luhur dalam akhlak serta budi pekerti.

Baca Juga:  Kampung Ramadhan PRNU Gebang Tengah Tebar 703 Paket Takjil

Reporter: Geby
Editor: Irwansyah GI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *