Ngaji Kitab Fathul Mu’in, MWC NU Sumberbaru Perkuat Diskusi Fikih yang Responsif terhadap Zaman

(Foto ; Rizki Wahyudi, Suasana awal rutinan ngaji Kitab Fathul Mu’in MWC NU Sumberbaru di Kantor MWC NU Sumberbaru, Selasa malam (16/12/2025), diikuti jajaran Syuriyah, Tanfidziyah, lembaga, dan pengurus.

Sumberbaru, pcnujember.or.id — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sumberbaru kembali menggelar rutinan ngaji kitab Fathul Mu’in pada Selasa malam, 16 Desember 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai ini berlangsung di Kantor MWC NU Sumberbaru dan diikuti oleh jajaran pengurus serta lembaga di lingkungan MWC NU.

Rutinan ngaji kitab tersebut dihadiri oleh jajaran Syuriyah MWC NU Sumberbaru, di antaranya Kiai Qasim, serta jajaran Tanfidziyah yang diwakili oleh Ust. Khatib Ali. Turut hadir Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) MWC NU Sumberbaru Ust. Bakir, Ketua LDNU MWC NU Sumberbaru Ust. H. Mukhlasin, Ketua Pagar Nusa MWC NU Sumberbaru Ust. Syahrul Anam, serta para pengurus dan anggota MWC NU lainnya.

Ngaji kitab Fathul Mu’in ini menjadi wadah muraja’ah, musyawarah, dan mudzakarah khazanah keilmuan fikih Ahlussunnah wal Jama’ah. Kegiatan dilaksanakan dengan sistem halaqah, yakni satu orang membaca teks kitab, kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama guna memperdalam pemahaman.

Ketua LBM MWC NU Sumberbaru, Ust. Bakir, menjelaskan bahwa metode halaqah dipilih agar kajian kitab tidak berhenti pada pembacaan teks semata, tetapi mampu dikontekstualisasikan dengan persoalan umat masa kini.“Satu orang membaca, kemudian kita diskusikan bersama agar kandungan kitab dapat dikembangkan untuk menjawab problematika kekinian yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.

Melalui rutinan ngaji kitab Fathul Mu’in ini, MWC NU Sumberbaru berharap tradisi keilmuan ulama salaf tetap terjaga dan hidup, sekaligus mampu menghadirkan solusi keagamaan yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa keluar dari manhaj dan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.

Reporter: Riski Wahyudi

Editor : Irwansyah GI

Exit mobile version