Kaliwates, pcnujember.or.id – Di bawah cahaya Aula PCNU Jember yang temaram dan penuh khidmat, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kaliwates menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) Pagar Nusa yang dirangkai dengan prosesi pengukuhan anggota baru, Sabtu malam (03/01/2026). Lebih dari sekadar seremoni, acara ini menjadi penanda lahirnya barisan pendekar muda yang siap berdiri di garis depan menjaga marwah ulama dan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.00 hingga 22.00 WIB itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris PC Pagar Nusa Jember H. Nur Ali, Gus Maksum, Kapolsek Kaliwates Sugeng, Ketua MWC NU Kaliwates Ustadz Sunarto, serta para sesepuh Pagar Nusa se-Kecamatan Kaliwates. Kehadiran para tokoh ini kian menguatkan nuansa spiritual dan organisatoris dalam agenda tersebut.
Dalam orasi yang sarat makna, H. Nur Ali menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar perguruan bela diri, melainkan kawah candradimuka bagi para santri untuk menempa akhlak, loyalitas, dan keberanian dalam satu tarikan nafas. Menurutnya, jurus dan pukulan hanyalah alat; ruh sejatinya terletak pada pengabdian kepada ulama dan bangsa.
“Sebagai santri Pagar Nusa, kita wajib menanamkan paham Aswaja dan menjunjung tinggi akhlakul karimah. Pagar Nusa adalah seni bela diri yang lahir dari rahim budaya Nusantara dan denyut spiritual pesantren,” tegasnya di hadapan puluhan anggota baru.
Nada serupa disampaikan Ustadz Sunarto, Ketua MWC NU Kaliwates. Ia mengingatkan bahwa setiap anggota Pagar Nusa adalah wajah NU di tengah masyarakat. Karena itu, pengukuhan bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari pengabdian panjang dalam membentengi kedaulatan ulama dan menjaga kehormatan jam’iyah.
Sementara itu, Kapolsek Kaliwates Sugeng memberikan apresiasi atas peran Pagar Nusa yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban dan kondusivitas wilayah. Di matanya, Pagar Nusa bukan hanya mencetak pendekar yang kuat, tetapi juga pribadi yang disiplin, santun, dan berkarakter.
Prosesi pengukuhan berlangsung dalam suasana yang hening dan penuh rasa haru. Satu per satu anggota baru mengucap ikrar, seolah meneguhkan janji di hadapan guru dan leluhur silat. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para sesepuh, mengalirkan harap agar para pendekar muda ini kelak menjadi benteng kokoh bagi ulama, umat, dan NKRI.
Melalui momentum Harlah ini, PAC Pagar Nusa Kaliwates menegaskan komitmennya untuk terus merawat warisan luhur pencak silat Nusantara sekaligus melahirkan kader-kader yang tangguh secara raga dan kokoh secara ruhani.
Reporter: Mochammad Najibulloh
Editor : Irwansyah GI
