Edukasi Umat di Jantung Kota Jember, MWCNU Patrang Padukan Kajian Tafsir dan Aksi Sosial

Sinergi MWCNU Patrang: Penyerahan bingkisan secara simbolis kepada jamaah sekaligus kajian Tafsir Jalalain yang membahas ayat-ayat tentang puasa di Masjid Al-Baitul Amien Jember, Senin (9/3/2026). Foto (Geby Niqita Pradilaf/Patrang)

Kaliwates, pcnujember.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Patrang terus menunjukkan perannya dalam menguatkan dakwah dan pelayanan umat. Hal itu terlihat saat jajaran pengurus MWCNU Patrang berkunjung ke Masjid Al-Baitul Amien Jember, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan kajian keagamaan serta aksi sosial kepada jamaah. Ketua Tanfidziyah MWCNU Patrang memimpin langsung kajian Kitab Tafsir Jalalain dengan mengupas ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan ibadah puasa.

Kajian ini menjadi bekal spiritual bagi jamaah, khususnya dalam memperdalam pemahaman tentang makna dan hikmah puasa di bulan Ramadan.

Dalam kegiatan itu, Ketua Tanfidziyah didampingi Bendahara serta Wakil Tanfidziyah MWCNU Patrang. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menunjukkan kekompakan pengurus dalam menjalankan khidmah organisasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Menebar Takjil di Nadi Kota, PRNU Jelo 01 Hadirkan Hangatnya Ramadan di Jalan PB Sudirman

Turut hadir pula Pengurus Ranting NU Jember Lor 2 yang ikut meramaikan kegiatan. Sinergi antara pengurus tingkat kecamatan dan ranting ini menjadi bukti bahwa penguatan organisasi NU terus dilakukan hingga ke tingkat akar rumput.

Selain kajian tafsir, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bingkisan kepada jamaah. Perpaduan antara penguatan ilmu keagamaan dan kepedulian sosial tersebut menghadirkan suasana hangat serta mempererat ukhuwah di antara warga.

Salah satu pengurus MWCNU Patrang menyampaikan bahwa NU harus selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk kegiatan organisasi, tetapi juga melalui pelayanan nyata.

“Kami ingin NU selalu hadir, baik secara fisik maupun pemikiran. Nilai-nilai khidmah NU harus dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di pusat-pusat peribadatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Peduli Kemanusiaan, Satgas NU Wuluhan Santuni Seratus Lebih Tukang Becak

Melalui kegiatan ini, MWCNU Patrang ingin menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi umat.

Reporter : Geby Niqita Pradilaf
Editor : Irwansyah GI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *