Ansor  

Ngopi Ansor Tegalsari: Kader Organisatoris Harus Paham PD-PRT

Akbar Yogatama/MWC NU Ambulu: Suroso, saat berbicara dalam kegiatan Ngobrol Pintar (Ngopi) PR GP Ansor Tegalsari, Ambulu.

Ambulu, pcnujember.or.id – Sekitar 32 Kader GP Ansor mengikuti agenda Ngobrol Pintar (Ngopi) yang dilaksanakan Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Tegalsari di Masjid Baiturrahman Tegalsari Ambulu, Sabtu (27/03/2021).

Agenda Ngopi itu, mereka mengangkat tema tentang keorganisasian dengan mengundang pemantik diskusi dari Bapak Suroso, Wakil Ketua Tafidziyah MWC NU Ambulu.

Dalam paparannya, Suroso mengulas tentang dinamika dan tugas Kader Ansor. Agar mereka bisa paham tentang maksud dan tujuannya mengikuti Ansor. Termasuk membahas apa yang diamanatkan dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT). “Kader Ansor tidak bisa asal, atau ikut-ikutan dalam berorganisasi. Mereka harus paham PD-PRT Ansor,” pintanya.

Baca juga : Setelah Tanggul, Kini Sudah 15 MWC yang Memiliki LazizNU

Ia juga mengungkapkan seorang kader, lebih-lebih ketua organisasi, harus sesuai dengan kriteria yang tertuang dalam PD-PRT. Karena hal itu menjadi pedoman seorang kader bisa melaksanakan tugas dan amanah sesuai aturan yang ada.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Kader Ansor harus memiliki tiga “eng”, yaitu pateng (rajin), kenceng (lurus; bersikap benar), dan mempeng (kerja keras). “Tanpa tiga ‘eng’ ini, organisasi tidak akan berjalan dengan baik,” terangnya.

Baca juga : Setelah Tanggul, Kini Sudah 15 MWC yang Memiliki LazizNU

Terlebih untuk seorang ketua, lanjut dia, tidak perlu ada rangkap jabatan dalam berorganisasi di Nahdlatul Ulama, baik sebagai anggota atau pengurus harian. Menurutnya, rangkap jabatan menyebabkan sulitnya muncul kader-kader baru karena tidak diberi kesempatan. Bahkan juga mengarah menjadi bibit permasalahan di organisasi. “Contohnya, apabila fulan dipilih sebagi Ketua Ansor baru, namun fulan ini juga menjabat sebagai sekretaris ranting NU, maka fulan harus memiliih salah satu diantara keduanya itu,” ulasnya.

Berjalannya forum Ngopi itu pun cukup larut dan dinamis. Di akhir, forum juga menyediakan sesi tanya jawab dan sharing pengalaman.

Reporter : Akbar Yogatama

Editor : Maulana Al-Fatih

Publisher : Irwansyah GI