Jumat Manis UIJ Integrasikan Aswaja dan Ketahanan Pangan

Khatmil Qur’an dan Kajian Tematik Perkuat Integrasi Keilmuan dan Nilai Ke-Aswajaan

Dekan Faperta UIJ Endang Sri Wahyuni saat menyampaikan materi, Jumat (24/4).

Kaliwates, pcnujember.or.id – Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Aswaja An-Nahdliyah (LP2AN) Universitas Islam Jember (UIJ) kembali menggelar kegiatan rutin “Jumat Manis” berupa Khatmil Al-Qur’an dan Kajian Aswaja An-Nahdliyah, Jumat (24/4). Kegiatan yang berlangsung di Aula Miftahul Ulum Kampus I UIJ ini mengusung tema ketahanan pangan berbasis keluarga maslahah.

Kegiatan diawali dengan khatmil Al-Qur’an yang diikuti oleh dosen, dan tenaga kependidikan. Suasana religius terasa kental sebelum memasuki sesi kajian yang mengangkat integrasi nilai-nilai Aswaja dengan bidang keilmuan.

Dekan Fakultas Pertanian UIJ, Ir. Endang Sri Wahyuni, M.P., dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemanfaatan lahan sempit melalui metode hidroponik dan budikdamber (budidaya ikan dalam ember). Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat menjadi solusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

“Ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah. Dengan hidroponik dan budikdamber, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Praktik hidroponik pada kegiatan Jumat Manis UIJ, Jumat (24/4).

Sementara itu, Kepala LP2AN UIJ, Agus Zainudin, M.Pd.I., menjelaskan bahwa program “Jumat Manis” merupakan agenda rutin yang menjadi ciri khas penguatan nilai-nilai Aswaja di lingkungan kampus.

Ia menyebut, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai ruang integrasi antara ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dengan disiplin ilmu di masing-masing fakultas.

“Setiap Jumat Manis, khatmil Qur’an dan kajian Aswaja ini dilaksanakan secara bergiliran di setiap fakultas. Tema kajiannya disesuaikan dengan bidang keilmuan, seperti hari ini bersama Fakultas Pertanian yang mengangkat ketahanan pangan,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini penting sebagai modal dalam menyiapkan mahasiswa berkarakter yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan ideologis Aswaja yang kuat.

Kegiatan ini pun mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, peserta juga memperoleh wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan konsep integratif tersebut, UIJ terus berupaya menghadirkan pendidikan yang menyatukan dimensi spiritual dan keilmuan, sekaligus menjawab tantangan sosial kemasyarakatan secara nyata.

Reporter : Irwansyah GI

Exit mobile version