Sumberbaru, pcnujember.or.id – Kegiatan Lailatul Ijtima MWC NU Sumberbaru yang digelar di Kantor MWC NU Sumberbaru, Senin (15/6), berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi agenda rutin setiap malam Selasa Wage, kegiatan tersebut juga diisi dengan santunan kepada 10 anak yatim dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rais Syuriah PCNU Jember KH Muhsin Bais, Mustasyar MWC NU Sumberbaru KH Khotibin Abdullah, jajaran pengurus MWC NU, badan otonom, lembaga, serta perwakilan ranting NU se-Kecamatan Sumberbaru.
Ketua LAZISNU MWC NU Sumberbaru Amiruddin Sholeh menyampaikan, jumlah penerima santunan kali ini meningkat dari biasanya lima anak yatim menjadi sepuluh anak yatim. Peningkatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus hasil dukungan para donatur terhadap program-program LAZISNU.
“Terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini mendukung berbagai program sosial, termasuk pembiayaan pendidikan anak yatim di pesantren dan khitanan massal tahunan,” ujarnya.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Sumberbaru mengapresiasi Ranting NU Gelang 03 yang menjadi tuan rumah kegiatan. Ia menjelaskan, Lailatul Ijtima dilaksanakan secara bergilir oleh 14 ranting NU sebagai sarana memperkuat koordinasi dan kebersamaan antar pengurus.
Pada kesempatan itu juga disampaikan hasil sidang isbat Lajnah Falakiyah PBNU yang menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026.
Dalam tausiyahnya, KH Muhsin Bais menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan wadah yang membimbing umat dalam mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Menurutnya, Lailatul Ijtima tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga sarana evaluasi dan penguatan program organisasi agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, KH Khotibin Abdullah mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk istiqamah menghadiri kegiatan-kegiatan NU. Menurutnya, kehadiran dalam majelis dan kegiatan organisasi merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan spiritual dengan para ulama dan muassis Nahdlatul Ulama.
Kegiatan tersebut menegaskan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar forum rutin organisasi. Melalui santunan anak yatim dan penguatan ukhuwah Nahdliyah, NU terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Reporter: Riski Wahyudi
Editor: Irwansyah GI














