Patrang, pcnujember.or.id– PRNU Jumerto Zona 4 MWCNU Patrang menggelar pengajian umum dan santunan bagi 20 anak yatim piatu dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Mushala Baitur Rohmah, Kelurahan Jumerto, Sabtu (20/6/2026).
Acara diawali dengan kirab obor yang diikuti santri dan masyarakat dari Kelurahan Jumerto menuju lokasi pengajian. Kirab tersebut menjadi simbol semangat menyambut tahun baru Hijriah dengan cahaya keimanan, ilmu, dan harapan baru.
Pengajian umum menghadirkan KH Fathurrahman atau yang akrab disapa Gus Oong dari Mumbulsari. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Muharram dengan memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunnah pada 9, 10, dan 11 Muharram.
“Bulan Muharram adalah momentum untuk memperbanyak amal saleh. Jangan sampai tahun baru Hijriah hanya menjadi pergantian angka, tetapi jadikan sebagai kesempatan memperbaiki diri melalui ibadah, puasa sunnah, dan kepedulian kepada sesama,” ujar Gus Oong.
Selain mendorong peningkatan ibadah, Gus Oong juga mengingatkan pentingnya menyantuni anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial yang diajarkan Islam.
Dalam ceramahnya, ia turut menjelaskan sejarah tradisi jenang suro yang berkembang di masyarakat. Tradisi tersebut, menurutnya, merupakan bentuk tabarrukan dari kisah Nabi Nuh AS yang mengumpulkan sisa bahan makanan bersama para pengikutnya setelah selamat dari banjir besar sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan ini, PRNU Jumerto Zona 4 berharap peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta melestarikan tradisi keagamaan yang sarat nilai-nilai Islam.
Reporter: Geby
Editor: Irwansyah GI








