- Advertisement -Newspaper WordPress Theme
MWCNU Se-JEMBERMWCNU JenggawahNU Wonojati Dongkrak Kesiapan KartaNU Melalui Lailatul Ijtima

NU Wonojati Dongkrak Kesiapan KartaNU Melalui Lailatul Ijtima

Jenggawah, pcnujember.or.id MWC NU Jenggawah menggelar Lailatul Ijtima di Ranting Wonojati tepatnya di Mushollah H Herfandi, Sabtu (6/2/2021). Kegiatan itu dihadiri Pengurus MWC NU Jenggawah, Pengurus Ranting, banom lembaga, serta warga Nahdliyyin Desa Wonojati. Tampak juga Ketua Lazisnu Jenggawah dan Dr KH Djuwaini Dimyati, Selaku Rois Syuriah MWC NU Jenggawah untuk memberikan mauidhotul khasanah.

Kegiatan itu diawali dengan istighosah, dan tahlil mendoakan arwah orang tua, para guru, semua kaum muslimin dan muslimat, khususnya para sesepuh pendiri NU. Di saat bersamaan, juga diadakan perekaman atau pembuatan KartaNU secara bergantian.

Baca juga : MWC NU Jelbuk Gagas Pengadaan Saluran Air Bersih

“Lailatul ijtima merupakan sarana silaturrahim seluruh warga NU, dan menunjukkan ke-NU-an ke masyarakat luas. Dengan begitu, meningkatkan eksistensi NU di Jenggawah,” ujar Ustadz Muhyadi, Ketua Tanfiziyah Ranting Wonojati dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Lailatul Ijtima bagi warga Nahdliyyin menjadi pertemuan tiap bulan. Dinamakan Lailatul Ijtima’ Lailah artinya malam, dan ijtima’ artinya pertemuan, jadinya pertemuan malam, yang diselenggarakan di setiap bulan. “Awalnya ini kebiasaan Kiai yang akhirnya menjadi kebiasaan orang-orang NU, sekaligus dimanfaatkan untuk evaluasi program kerja,” jelasnya.

Muhammad Yasin/MWC NU Jenggawah: Rapat dan pertemuan lintas anggota Ranting NU Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah.

Baca juga : Terpilih Ketua Baru, GP Ansor Pontang Bentuk Kelengkapan Kepengurusan

Selain itu, dalam agenda tersebut dilanjut dengan pemberian santunan anak yatim di sekretariat ranting NU. Dan di tengah-tengah acara tersebut, Ketua Tanfiziyah mensosialisasikan proses dan teknis pembuatan KartaNU. “KartaNU penting dimiliki warga Nahdliyyin sebagai tanda bukti resmi warga NU dan bentuk kontribusi kepada Jam’iyyah NU,” imbuhnya.

Tim KartaNU MWC NU Jenggawah Imam Fauzi menjelaskan, KartaNU merupakan program nasional dan menjadi intruksi langsung dari PBNU, yang artinya mengikuti intruksi dari ulama’ Nasional NU, Kyai Said Agil Siraj dan Kyai Miftahul Akhyar. “KartaNU sebagai bentuk pendataan Warga Nahdliyyin se Indonesia dan saya yakin KartaNU ini akan berkelanjutan nantinya,” jelasnya.

Di penghujung acara, Rois Syuriah MWC NU Jenggawah menutup dengan Doa bersama,  setelah KH Djuwaini Dimyati Selaku Rois Syuriah memberikan tausiyah mengenai Ukhuwah dan pentingnya nasihat para Ulama.

Reporter: Muhammad Yasin
Editor: Maulana Al Fatih
Publisher: Irwansyah G Ibrahim

Berita Lainnya

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme

Berita Terbaru

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme